
Rabu, 26 April 2017
Selasa, 25 April 2017
Senin, 24 April 2017

TEUNGKU AHMAD DEWI SANG PELOPOR SYARIAT ISLAM DI ACEH
TEUNGKU H. F. H. AHMAD DEWI.SANG PELOPOR SYARIAT ISLAM DIACEH.
Teungku Haji Fakir Hakir Ahmad Dewi Adalah seorang tokoh ulama pendakwah, lahir 19 Januari 1951 di Dusun Bantayan, Gampong Keude, Kecamatan Darul Aman, Idi Cut, Aceh Timur. Ayahnya Teungku Muhammad Husen berasal dari Desa Meunasah Kumbang, Kec. Syamtalira Aron Aceh Utara. Kakeknya Teungku Hasballah, ulama besar dari Samudera Pase yang digelar Teungku Chik di Meunasah Kumbang. Teungku Hasballah Meunasah Kumbang menguasai Ilmu Tafsir, Bayan, Fiqh, Siyasah, dan Ilmu Mantiq.

Akhirnya, Wahabi Mengakui Bahwa NADJ = TANDUK SYAITAN
Sebenarnya para ulama wahhabi-salafi
yang bergabung dalam komisi tetap kajian ilmiyyah dan fatwa telah
mengakui bahwa yang disebut masyriq dalam hadits shahih tentang Qornus
syaitan adalah NAJD. Namun mereka enggan dan syok (terkejut)
mengakuinya, sehingga mereka menutup-nutupinya dari para pengikutnya.
APAKAH TAHLILAN BISA MERINGANKAN BEBAN ORANG MATI?
TAHLILAN MERINGANKAN BEBAN ORANG MATI
Dalam tradisi umat Islam Nusantara, apabila ada orang meninggal dunia, maka dibacakan Tahlilan; yang komposisinya terdiri dari aneka ragam bacaan dzikir seperti al-Qur’an, tasbih, tahmid, takbir, tahlil dan shalawat. Hal tersebut sangat penting untuk membantu beban saudara kita yang telah meninggal dunia dalam menghadapi tanya jawab di alam kubur. Dalam kitab-kitab hadits diriwayatkan:
Dalam tradisi umat Islam Nusantara, apabila ada orang meninggal dunia, maka dibacakan Tahlilan; yang komposisinya terdiri dari aneka ragam bacaan dzikir seperti al-Qur’an, tasbih, tahmid, takbir, tahlil dan shalawat. Hal tersebut sangat penting untuk membantu beban saudara kita yang telah meninggal dunia dalam menghadapi tanya jawab di alam kubur. Dalam kitab-kitab hadits diriwayatkan:
Langganan:
Postingan (Atom)


